Langsung ke konten utama

[FF/Short/Ryewook] Lost in London


Title    : Lost In London
Genre : (find out)
cast    : -Ryewook as Nathan
            -Acelin




Jam ditangannya masih menunjukkan pukul 04.39 pm, tetapi matahari London sudah tidak tampak. Langit juga sudah menunjukkan sisi gelapnya. Matahari di London memang selalu pergi lebih cepat di musim dingin seperti ini.
Rasa gelisah Nathan semakin memuncak. Ini hari pertamanya di London dan ia tersesat. Jarak apartemen tempatnya tinggal dan univeristasnya seharusnya tidak jauh, tetapi sejak pukul sepuluh tadi hingga saat ini ia belum menemukan tempat tinggalnya itu.
Nathan mengatur napasnya mencoba menenangkan dirinya sendiri. Rasanya ia sudah mengitari kota itu dan setidaknya ia harus menikmatinya. Banyak tempat yang menarik untuk matanya di London ini, jadi dalam keadaan apa pun ia harus melupakan perasaan-perasaan buruknya dan menikmati ‘perjalanannya’ itu. Kali ini matanya menangkap sebuah taman. Ia memutuskan untuk beristirahat.
“Kau belum pulang?” sebuah suara mengejutkan Nathan. Seorang wanita muncul dari belakangnya. Nathan mendengus pelan tanpa menjawab pertanyaan wanita itu.
“Hari ini aku berjalan-jalan di London. Anehnya, sejak tadi aku selalu melihatmu. Kau baru pertama kali di London, kan? Aku tidak yakin jika kau sedang jalan-jalan.”
“Kau mengikutiku?” tuduh Nathan pada wanita di sampingnya. Wanita itu adalah Acelin, sahabat Nathan sejak kecil. Nathan memang selalu bersikap dingin pada sahabatnya. Alasannya Acelin selalu mengikuti kemana saja Nathan pergi. Sedingin apa pun Nathan Acelin selalu menemukan sisi hangat dari sahabatnya itu. Oleh karena itu, ia tidak pernah kesal pada Nathan.
“Jika aku tidak sedang jalan-jalan, lalu aku sedang apa?” lanjut Nathan.
“Kau yakin kau sedang berjalan-jalan?” tanya Acelin dengan nada yang dibuat-buat.
“Apa maksudmu?”
“Kau baru pertama kali di London.”
“Jangan mengejekku.”
“Aku hanya khawatir kau tersesat.”
Nathan terdiam. Apa yang dikhawatirkan Acelin memang terjadi.
“Aku mau pulang. Apa kau ingin ikut?”
“Pulanglah.”
“Baiklah. Aku pulang.” kata Acelin dengan nada yang sedikit menggoda sahabatnya. Sahabatnya itu memang memiliki tingkat kegengsian yang tinggi. Acelin tentu saja tau jika Nathan tersesat.
“Aku ikut.” kata Nathan tiba-tiba saat Acelin berbalik. Acelin tersenyum.
“Kau tersesat, kan?” Acelin tertawa.
“Jangan mengejekku.”

END



Postingan populer dari blog ini

Sweetest Story Ever Written

Kopi itu pahit. Dan romantismu itu seperti kopi. Iya, hanya orang-orang yang memahaminya yang bisa merasakan manisnya. Ya, seperti itu lah kamu.

Kamu, pangeran yang bahkan tidak pernah terbayangkan olehku bagaimana kita bisa saling bertemu. Kamu, orang yang membuat diriku terus mengulang alur dari pengenalan hingga alur kita di saat ini. Kamu, orang yang mengajariku untuk bersabar melihat klimaks dari cerita kita bersama-sama hingga bagaimana akhir dari cerita ini nanti akan ditulis. Kamu... yang berhasil menyita seluruh kekaguman yang pernah aku berikan pada orang lain sebelummu. Kamu... yang pada akhirnya membuatku percaya jika masih ada pangeran baik-baik yang akan menghargai seorang putri  setulus ia menghargai ratunya, ibunya. Tidak seperti kebanyakan yang hanya datang  di saat manis dan pergi di kala bosan. Tapi kamu... mampu mengubah semua pandanganku tentang itu. Kamu yang berani memberi keputusan tapi tidak di atas janji. Kamu yang menyadarkanku bagaimana indahnya rasa suci y…

Korea? Why do I love it?

Assalamualaikum, Good morning guys, Morning? Ya, well ini dini hari sebenernya. Dan aku punya banyak pikiran yang tiba-tiba muncul. Bukan hal yang terlalu penting mungkin, pasalnya topik postingan kali ini yaitu mengenai hobi, kesukaan, dan hal yang selama ini buat aku keliatan “tergila-gila”. Tentang apa? Well, it’s about K-POP! Ya, K-POP. Jadi, suatu waktu ada seseorang yang tanya, “kamu kenapa suka Korea?”. Jujur, waktu itu rasanya aku nggak bisa ngomong apa-apa. Rasanya semua alasan yang selama ini aku simpan tersembunyi dibalik gugupnya aku akan pertanyaan itu (haha, alay kan, ya ini sih gara-gara yang nanya bukan orang biasa wkwk). Kenapa? Karena apa? Karena mereka ganteng? Karena oppa-oppa keren sangat? Ya, ini mungkin salah satu alasannya. Tapi percayalah, tampilan luar cuma bisa menarik sebentar aja. Mereka keren? Ya, mereka keren. Lebih keren dari apa yang ada di wajah mereka. Salah satu yang aku kagumi dari Korea adalah mereka serius mengembangkan bakat anak-anak remaja…

Lights is what I like

Ni Hao,
Kali ini saya ingin share tentang apa yang saya suka nih,
Semua orang pasti punya sesuatu yang disukai kan? Tentu saja. Itu yang membuat kita bahagia di tengah kesedihan.
Nah, salah satu yang saya suka adalah cahaya atau sinar. Cahaya itu sesuatu yang menyala. Selalu bersinar dan indah. Saya suka sekali cahaya. Baik cahaya lampu, cahaya lilin atau bahkan cahaya kunang-kunang.
Semua berawal saat saya sedang membutuhkan banyak motivasi. Disaat-saat tertentu saya seringkali merasa tertekan atau merasa dikejar-kejar sesuatu yang bernama waktu. Saya akui, dulu saya memang seseorang yang mungkin sulit untuk memanfaatkan waktu dengan baik. Mungkin itu yang membuat saya tertekan. Tetapi, saat ini saya sedang memperbaiki management waktu saya dan Alhamdulillah mulai merubah sikap boros waktu saya. 
Disaat tertekan saya seringkali mencari motivasi, motivasi yang saya bangun dari diri saya sendiri dan dari beberapa motivator atau beberapa idola saya. Saya sering diam di dalam kamar dengan cah…