Langsung ke konten utama

THE OPERA


PROLOG

CAST :
2 orang yeoja (masih dirahasiakan)
member Exo
member Super Junior
dll




Seperti pertunjukan opera, kehidupan di planet ini  seperti pertunjukan dalam opera. Musik adalah pengantar pesan. Hampir setiap kata yang terlontar merupakan irama musik. Musik menjadi kehidupan.
Bagaimana planet ini ditemukan, hanya dua belas orang pemuda yang mengetahuinya. Ya, hanya mereka. Mereka yang pertama kali menapakkan kakinya di planet ini. Planet yang mereka namai planet Exo. Bahkan dua adik perempuan yang mereka ajak menetap di planet Exo itu pun sama sekali tidak tahu bagaimana kakak mereka bisa menemukan ini. Dua belas pria ini memang ingin menyimpan ini sebagai rahasia.
Mereka bukan manusia biasa yang hanya bisa pergi ke planet lain dengan roket. Mereka berbeda. Mereka bersayap besar berwarna putih. Berpakaian panjang berwarna putih. Mereka pergi ke planet Exo dengan sayap mereka.dan di planet itu hanya makhluk seperti mereka yang dapat menetap. Sebelumnya mereka hidup di planet bumi, planet yang sama dengan manusia, dalam naungan yang berbeda.
Dan, apa kau tahu? Penghuni planet ini hanya empat belas orang. Ya, hanya dua belas pria penemu itu dan dua adiknya. Sangat mengherankan, mengapa mereka menyimpan rahasia sebegitu kuatnya, sedangkan yang tinggal di planet itu hanya mereka dan dua adiknya? Aneh.
Tetapi, apa kalian pernah berpikir bagaimana rasanya tinggal di planet yang sangat luas dan hanya berpenghuni empat belas orang? Sepi, sunyi. Mungkin itu yang akan kalian rasakan. Dan mereka sangat menyukainya, suasana sepi.
Tinggal dalam satu planet yang penghuninya hanya dua perempuan itu dan dua belas kakaknya. Mereka bisa memainkan peran sebebasnya dalam drama mereka. Menulis cerita yang mereka sukai lalu memerankannya. Bebas memilih cerita yang ingin mereka alami. Bebas menari dan menyanyi. Bebas menjelajah kemana pun mereka mau. Mereka bisa mengubah apa yang mereka tidak suka. Tetapi, hanya satu yang membatasi mereka. Itu apa yang kita namakan takdir. Ada dua takdir di dunia ini. Takdir yang bisa kita ubah dan yang tidak. Mereka bisa mengubah yang bisa di ubah, dan tidak untuk yang tidak bisa.
Selama mereka berada dalam permainannya, semua bisa saja diubah. Hingga mereka bosan dan tanpa sengaja datang ke dunia yang berbeda. Dunia manusia.  

~~~~~~

Pos populer dari blog ini

Epic Dream

Mimpi. Mereka bilang, jika kau bermimpi tentang seseorang, maka jiwamu sedang bertemu dengan jiwa seseorang yang kau mimpikan. Sebagian lainnya mengatakan, jika kau memimpikan seseorang, itu pertanda seseorang yang kau mimpikan itu sedang memikirkanmu sebelum ia terlelap.

Banyak sekali yang mereka katakan tentang mimpi. Bermimpi dan dimimpikan. Bagiku, mimpi adalah sebuah perjalanan bersejarah yang tidak pernah bisa aku ungkapkan secara menyeluruh. Tidak bisa aku siratkan maksudnya meskipun aku berkata secara gamblang. Bagiku, cerita-cerita itu tetap terkubur dalam bersama perasaanku, meskipun aku telah membaginya. 
Mimpi seolah menjadi jejak, menjadi potongan-potongan kisah kita yang belum pernah terwujud. Belum. Dan aku tidak pernah tau, mungkinkah ini akan terwujud? Mungkinkah? Sedang kita terpisah jarak bermil-mil jauhnya. Terpisah rentang waktu yang juga mendukung jarak pisah kita. Juga, Haru, semua seolah mendukung jarak yang entah jauh, entah sangat dekat.
Mimpi. Bagaimana kita…

Hujan

Hujan. Ini bukan tentang apa yang kamu suka, bukan juga tentang apa yang aku suka.  Tapi, ini ini tentang apa yang kita suka. Hujan. Kau tau? Aku tidak membenci hujan, meski hujan membuatku basah kuyub. Aku tidak juga membenci hujan, meski kadang kedatangannya bersama petir yang aku takuti.
Aku menyukai hujan jauh sebelum aku mengenalmu. Bagiku, hujan itu seperti rintikkan semangat yang turun untuk terkabulnya harapan dan cita-citaku. Ya, semangatku bukan teriknya matahari. Tapi, hujan yang turun dengan damainya ke tanah atau jalanan yang aku tapaki.
Aku masih menyukai hujan hingga aku mengenalmu dan perlahan memahami.  Perlahan paham jika hujan juga sudah merebut tempat di hatimu.
Aku tidak tau tentang apa yang membuatmu menyukai hujan.  Aku tidak tau tentang apa yang kau sukai dari hujan.  Aku masih tidak tau tentang 'hujan dan kamu'.
Aku tidak pernah membenci hujan. Sejak saat itu. Sejak aku pertama kali jatuh cinta pada gelapnya awan. Tetap tidak, saat aku mengenalmu. Dan …

Sweetest Story Ever Written

Kopi itu pahit. Dan romantismu itu seperti kopi. Iya, hanya orang-orang yang memahaminya yang bisa merasakan manisnya. Ya, seperti itu lah kamu.

Kamu, pangeran yang bahkan tidak pernah terbayangkan olehku bagaimana kita bisa saling bertemu. Kamu, orang yang membuat diriku terus mengulang alur dari pengenalan hingga alur kita di saat ini. Kamu, orang yang mengajariku untuk bersabar melihat klimaks dari cerita kita bersama-sama hingga bagaimana akhir dari cerita ini nanti akan ditulis. Kamu... yang berhasil menyita seluruh kekaguman yang pernah aku berikan pada orang lain sebelummu. Kamu... yang pada akhirnya membuatku percaya jika masih ada pangeran baik-baik yang akan menghargai seorang putri  setulus ia menghargai ratunya, ibunya. Tidak seperti kebanyakan yang hanya datang  di saat manis dan pergi di kala bosan. Tapi kamu... mampu mengubah semua pandanganku tentang itu. Kamu yang berani memberi keputusan tapi tidak di atas janji. Kamu yang menyadarkanku bagaimana indahnya rasa suci y…