Langsung ke konten utama

“Done Is Better Than Perfect”



"Done is better than perfect" is a maxim for all of us prone to endlessly tweaking our projects and never finishing them. Ben Barry, a designer at Facebook, calls it a favorite quote. The key to moving ahead is following through.


As with the Done Manifesto, the quote reminds us that perfection can be an enemy of progress (rule # 9: "Laugh at perfection. It's boring and keeps you from being done"). In an interview with the 99% blog, Barry says it's not about churning out mediocre stuff but getting your stuff out there:


I have several friends that are incredibly talented. They will start on projects but rarely follow through. They get bored or distracted or discouraged that it's not "perfect" and give up. Following through and finishing things is one of the most important things you can learn.


One of my favorite quotes is "Done is better than perfect." That doesn't mean making crap – I believe you should always strive for the highest quality you can – but you have to finish. I think a lot of my friends in this situation don't realize how in-demand their skills are. I think if you follow through on projects and just put the tiniest little effort into promoting yourself and have the tiniest bit of self-confidence, you can get the job you want.


He offers a lot of other great advice on moving ahead and doing work you love (for people in the creative field in particular), a worthwhile read.






cr : file:///E:/My%20Article/Done%20Is%20Better%20Than%20Perfect%20.htm

Pos populer dari blog ini

Epic Dream

Mimpi. Mereka bilang, jika kau bermimpi tentang seseorang, maka jiwamu sedang bertemu dengan jiwa seseorang yang kau mimpikan. Sebagian lainnya mengatakan, jika kau memimpikan seseorang, itu pertanda seseorang yang kau mimpikan itu sedang memikirkanmu sebelum ia terlelap.

Banyak sekali yang mereka katakan tentang mimpi. Bermimpi dan dimimpikan. Bagiku, mimpi adalah sebuah perjalanan bersejarah yang tidak pernah bisa aku ungkapkan secara menyeluruh. Tidak bisa aku siratkan maksudnya meskipun aku berkata secara gamblang. Bagiku, cerita-cerita itu tetap terkubur dalam bersama perasaanku, meskipun aku telah membaginya. 
Mimpi seolah menjadi jejak, menjadi potongan-potongan kisah kita yang belum pernah terwujud. Belum. Dan aku tidak pernah tau, mungkinkah ini akan terwujud? Mungkinkah? Sedang kita terpisah jarak bermil-mil jauhnya. Terpisah rentang waktu yang juga mendukung jarak pisah kita. Juga, Haru, semua seolah mendukung jarak yang entah jauh, entah sangat dekat.
Mimpi. Bagaimana kita…

Hujan

Hujan. Ini bukan tentang apa yang kamu suka, bukan juga tentang apa yang aku suka.  Tapi, ini ini tentang apa yang kita suka. Hujan. Kau tau? Aku tidak membenci hujan, meski hujan membuatku basah kuyub. Aku tidak juga membenci hujan, meski kadang kedatangannya bersama petir yang aku takuti.
Aku menyukai hujan jauh sebelum aku mengenalmu. Bagiku, hujan itu seperti rintikkan semangat yang turun untuk terkabulnya harapan dan cita-citaku. Ya, semangatku bukan teriknya matahari. Tapi, hujan yang turun dengan damainya ke tanah atau jalanan yang aku tapaki.
Aku masih menyukai hujan hingga aku mengenalmu dan perlahan memahami.  Perlahan paham jika hujan juga sudah merebut tempat di hatimu.
Aku tidak tau tentang apa yang membuatmu menyukai hujan.  Aku tidak tau tentang apa yang kau sukai dari hujan.  Aku masih tidak tau tentang 'hujan dan kamu'.
Aku tidak pernah membenci hujan. Sejak saat itu. Sejak aku pertama kali jatuh cinta pada gelapnya awan. Tetap tidak, saat aku mengenalmu. Dan …

Sweetest Story Ever Written

Kopi itu pahit. Dan romantismu itu seperti kopi. Iya, hanya orang-orang yang memahaminya yang bisa merasakan manisnya. Ya, seperti itu lah kamu.

Kamu, pangeran yang bahkan tidak pernah terbayangkan olehku bagaimana kita bisa saling bertemu. Kamu, orang yang membuat diriku terus mengulang alur dari pengenalan hingga alur kita di saat ini. Kamu, orang yang mengajariku untuk bersabar melihat klimaks dari cerita kita bersama-sama hingga bagaimana akhir dari cerita ini nanti akan ditulis. Kamu... yang berhasil menyita seluruh kekaguman yang pernah aku berikan pada orang lain sebelummu. Kamu... yang pada akhirnya membuatku percaya jika masih ada pangeran baik-baik yang akan menghargai seorang putri  setulus ia menghargai ratunya, ibunya. Tidak seperti kebanyakan yang hanya datang  di saat manis dan pergi di kala bosan. Tapi kamu... mampu mengubah semua pandanganku tentang itu. Kamu yang berani memberi keputusan tapi tidak di atas janji. Kamu yang menyadarkanku bagaimana indahnya rasa suci y…