Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari 2012

THE OPERA [CAST PROLOG]

CAST PROLOG

By : Me (Risna R.)

Sorot mata yang tajam namun lembut. Wajah seputih salju. Rambut hitam berkilau. Sebuah simbol di tangan kiri yang bersinar ketika alam bawah sadar bekerja. Sayap besar putih, senada dengan kulit, wajah dan baju mereka. Kaki jenjang nan tinggi. Mata biru abu indah yang tidak akan bisa manusia lihat. Hanya ke-empat belas keturunan yang telah diceritakan yang memilikinya. Keindahan tubuh mereka selalu tertutup jubah panjang putih.  Manusia tidak akan menemui mereka dalam bentuk indah itu. Terkecuali manusia terpilih dan musuh terselubung mereka. Kemampuan menyamarnya sangat kuat. Wujud yang dimilikinya dapat berubah bahkan melebihi kecepatan cahaya demi menyesuaikan diri mereka dengan alam manusia. Ini alasan manusia tidak akan melihat wujud indah mereka yang sebenarnya. Tetapi, manusia bisa mengenali makhluk ini melalui simbol  yang persis sama dengan tanda di tangan kirinya. Tentu saja tidak akan mudah. Simbol yang mereka miliki akan menghilang dari tangan …

THE OPERA [PROLOG PLACE 2]

THE OPERA  PROLOG PLACE 2  By : Hydra Fey 
         walaupun terlihat tua tapi~tak ada yang menyangka pohon setinggi 300 kaki,memiliki arsitektur mesir kuno,beberapa simbol mereka(para keturunan) sematkan pada dinding kayu-Pohon mereka.  beberapa lumut yang ada di planet sana,ketika disentuh akan menghasilkan cahaya pula tapi lebih terang,  tidak diceritakan bahwa planet tersebut tandus. pohon sejauh mata memandang,bahkan tanah jarang ditemukan.  pengendalian bumi dari para keturunan membuat hidup mereka sampai saat ini lancar dan berjalan dengan baik,  seperti layaknya dunia impian,air yang manis,buah dengan 9 rasa..  ketika ditanya bagaimana soal hubungan mereka?  mereka semua berhubungan darah, kakak dan adik.  berwujud seperti manusia tapi memiliki sayap~  bermata biru abu~ saat dikendalikan emosi berubah menjadi biru laut~ berhati hati saat mereka sedang dikendalikan emosi... 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------…

THE OPERA (Place Prolog)

by : Hydra Fey

PLACE PROLOG 

matahari muncul 25 tahun sekali 
tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk meminta matahari. takdirlah yang memaksa mereka bersabar. 
Hanya ada beberapa cahaya dari beberapa pantulan planet lain,dapat membayangkan nya? 

selalu bulan berbentuk sabit,langit yang berwarna ungu kelam 


samar terkadang, tapi hadirnya "KWANG" makhluk berbentuk serabut bunga yang memancarkan cahaya atau sinar membantu ke 14 keturunan tersebut. 

ketika 25tahun berlalu ke 14 keturunan tersebut mulai memainkan alat musik kebanggaan mereka,melantunkan lagu lagu dan meliukan tubuh bak penari elok, mereka menamai kegiatan ini sebagai "BONG" yang berarti luar biasa. luar biasanya mereka menunggu saat tibanya matahari,menyapa pengelihatan mereka. 


hutan menyelubungi Pohon besar tempat mereka tinggal,mereka mengatakan tempat mereka adalah KERAJAAN,walau pohon besar terlihat tua tapi~ 

P.S : FF ini kami (saya dan Hydra) buat bersama. Kami bekerja sama membuatnya, jadi jangan h…

THE OPERA

PROLOG
CAST : 2 orang yeoja (masih dirahasiakan) member Exo member Super Junior dll



Seperti pertunjukan opera, kehidupan di planet ini  seperti pertunjukan dalam opera. Musik adalah pengantar pesan. Hampir setiap kata yang terlontar merupakan irama musik. Musik menjadi kehidupan. Bagaimana planet ini ditemukan, hanya dua belas orang pemuda yang mengetahuinya. Ya, hanya mereka. Mereka yang pertama kali menapakkan kakinya di planet ini. Planet yang mereka namai planet Exo. Bahkan dua adik perempuan yang mereka ajak menetap di planet Exo itu pun sama sekali tidak tahu bagaimana kakak mereka bisa menemukan ini. Dua belas pria ini memang ingin menyimpan ini sebagai rahasia. Mereka bukan manusia biasa yang hanya bisa pergi ke planet lain dengan roket. Mereka berbeda. Mereka bersayap besar berwarna putih. Berpakaian panjang berwarna putih. Mereka pergi ke planet Exo dengan sayap mereka.dan di planet itu hanya makhluk seperti mereka yang dapat menetap. Sebelumnya mereka hidup di planet bumi, p…

He's Comeback (part II)

PART 2 (Last part)


“HEEYY!!!”  Aish, oppa-oppa ini sangat suka berteriak ne? ah, tidak. Mereka sengaja mengejutkanku. Sialnya mereka berhasil. Tawa puas pun terdengar. Termasuk Lin Ah dan Hyunri. Mereka semua tertawa terbahak-bahak. Tentu saja tawa si Evil oppa yang paling keras. Ah, aku malu. “Siapa yang kau pikirkan selain aku?” ejek Kyuhyun oppa. Ah, hanya karena dia tau bahwa biasku adalah dia, dia langsung mengejekku seperti itu. “Ya!! Biarkan saja.” Jawabku cuek. Ini satu lagi nikmat Tuhan. Sangat menyenangkan, saat bersama orang yang kita sayang, ejekkan pun bisa terdengar seperti pujian yang indah saat didengar. Semua kembali tertawa. Lagi-lagi tertawa dan lagi-lagi aku merasa senang. Mereka kembali melanjutkan aktifitas. Suasana kembali seperti semula. Handphoneku bergetar tanda pesan masuk. Segera kubuka pesan itu. Pesan itu berhasil membuat jantungku berdetak lebih kencang, bola mata dengan sempurna terbuka lebar, dan rasa senang yang tidak bisa diungkapkan datang. Pesan dari …

He's Comeback

He’s Comeback Author : Me a.k.a Risna Rahmawati :)
Ini FF keduaku, tapi masih dalam proses belajar hehe ^^ jadi, maaf sebelumnya jika banyak kesalahan atau tulisan yang belum ter-edit. Karena kemarin aku baru membaca note sepupuku tentang "Letter for Hanggeng Oppa", otakku jadi lebih ekstra memikirkan Hanggeng oppa #ahAkuLebay >.< hahaha .. yang jelas tiba-tiba saja aku berkhayal tentang suatu keadian dan ku buat cerita. Oke, maaf saya terlalu banyak bicara, langsung saja baca ne ^^ sekali lagi jika banyak terjadi kesalahan.
Cast: Aku a.k.a you Hyunri a.k.a sepupumu Lin Ah a.k.a couplemu jika ada kata kami bertiga, itu berarti kamu, Couplemu, dan Sepupumu. 
PART I “Harumnya, hyung cepatlah masaknya!” “Ne, bantu aku!” “Aish, Kyu, kau ini jangan hanya bicara. Ayo, bantu kami!” “Ahh .. baiklah” Aku hanya tersenyum. Menikmati keributan yang terjadi. Aku menatap coupleku, Park Lin Ahdan Cho Hyunri. Kami tertawa kecil. Potongan puzzle hidup ini, aku tidak tau akan benar-bena…

Night Dream

Dewa langit menghitamkan tubuhnya. Ia mengusir matahari dari dirinya sejak berjam-jam lalu. Tubuhnya makin menghitam. Aku pun mengusir cahaya terang dalam ruangan kecilku. Aku terbaring dalam ranjang hitamku. Berselimut dalam kain tebal hitamku. Kedua bola putih dengan lingkaran hitamku mulai melemah. Pelupuknya sudah terpejam. Aku pergi dalam kegelapan. Penguasa akalku mulai melakukan aktifitasnya. Ia berjalan keluar dari tubuhku. Raja mimpi memanggilnya. Permaisuri obsesi menunggunya di istana yang sama dengan Raja mimpi. Penguasa akal bebas pergi selama sang rembulan masih menampakkan wajahnya. Sebelum sang matahari merebut kembali posisinya dari sang rembulan. Penguasa akal bersama Raja Mimpi bebas memainkan pertunjukan seni musikalnya. Permaisuri Obsesi tidak akan mau duduk diam dalam singgahsananya saat ini. Seni musikal ini terlalu menarik untuk dilewatkan. Ketika seni musikal dimulai, Penguasa akal, Raja mimpi, dan permaisuri obsesi akan memainkan perannya masing-masing. …

SEOUL

Annyeong ^^

Hmm .. Udah hari Minggu nih. Seperti biasa, hari libur selalu ku pakai untuk melayangkan pikiranku ke tempat-tempat yang ingin aku tuju ^^ Dan yang pasti ingin ku kunjungi adalah Korea ^^ of course! Nah, untuk itu, biasanya aku membantu pikiranku melayang dengan gambar-gambar dari tempat itu .. Seperti di bawah ini. Em .. sebelumnya mohon maaf karena aku tidak mencantumkan sumber, aku lupa sumbernya -_-" Jeongmal Mianhae :)



Itu dia tempat yang katanya sih, kita bakal nyesel gak ke sana. Katanya juga, di sana tempat belanja yang murah-murah. Katanya sih, saya juga belum nyoba :D semoga saja suatu hari nanti. Someday I will ^^
And this is the last picture .....
^^

Logika dan Cinta

Aku melemah. Otak ku melemah. Tidak ingin bekerja. Berhenti. Semua logika ku lumpuh, pemikiranku tumpul. Hati enggan bekerja sama dengan logika. Keduanya saling bertentangan. Melawan satu sama lain. Hati tertuju pada satu fokus. Otak mulai mengikuti. Bagian yang lain menghalangi. Otak berhenti dan tidak mau lagi mengikuti hati. Hati memaksa. Mereka benar benar bertengkar karena dua tujuan fokus yang berbeda. Cinta melumpuhkan logika. Logika melawan. Masa depan, cita-cita, harapan, keinginan, Semua tidak bisa direlakan. Semua harus tetap dipertahankan dan dicapai. Aku tidak suka apa pun yang melumpuhkan logika. Semua karena kau,
Aku mencoba memahami rasa ini.
Perlahan aku bisa menerimanya
*A

6 November 2022

“Kau sudah bangun?” Suara itu ..  sepertinya aku mengenalnya. Aku mencoba membuka mataku. Rasanya berat sekali tapi aku tetap membukanya secara perlahan. Saat mataku terbuka pandangan ku kabur. Aku menyipitkan mataku hingga akhirnya mataku benar-benar bisa melihat secara jelas. Aku mencari suara yang tadi ku dengar. Ternyata suara itu berasal dari seseorang di sebelah ku. Hei, tunggu tapi siapa itu? Sejak ia mengatakan kalimat pertamanya kepada ku tadi, aku sudah mengenal suaranya. Itu suara yang tidak asing bagiku, suara itu yang selalu hadir dalam mimpiku. Hanya dalam mimpi, tetapi hari ini suara itu nyata. Aku mengarahkan pandangan mataku ke arahnya. Tanpa aku minta, mataku dengan sendirinya membuka secara lebar-lebar. Jantungku berdetak seolah akan lepas. Wajah itu, tidak mungkin ia di sini. Ku pejamkan kembali mataku. Aku pikir ini semua hanya mimpi. “Hei, kenapa kau memejamkan matamu lagi?” tanyanya lembut. Aku diam. Aku merasakan hawa aneh di sekitar ku. Aku merasakan sesua…

6 November 2022

“Kau sudah bangun?” Suara itu ..  sepertinya aku mengenalnya. Aku mencoba membuka mataku. Rasanya berat sekali tapi aku tetap membukanya secara perlahan. Saat mataku terbuka pandangan ku kabur. Aku menyipitkan mataku hingga akhirnya mataku benar-benar bisa melihat secara jelas. Aku mencari suara yang tadi ku dengar. Ternyata suara itu berasal dari seseorang di sebelah ku. Hei, tunggu tapi siapa itu? Sejak ia mengatakan kalimat pertamanya kepada ku tadi, aku sudah mengenal suaranya. Itu suara yang tidak asing bagiku, suara itu yang selalu hadir dalam mimpiku. Hanya dalam mimpi, tetapi hari ini suara itu nyata. Aku mengarahkan pandangan mataku ke arahnya. Tanpa aku minta, mataku dengan sendirinya membuka secara lebar-lebar. Jantungku berdetak seolah akan lepas. Wajah itu, tidak mungkin ia di sini. Ku pejamkan kembali mataku. Aku pikir ini semua hanya mimpi. “Hei, kenapa kau memejamkan matamu lagi?” tanyanya lembut. Aku diam. Aku merasakan hawa aneh di sekitar ku. Aku merasakan sesua…

Lights is what I like

Ni Hao,
Kali ini saya ingin share tentang apa yang saya suka nih,
Semua orang pasti punya sesuatu yang disukai kan? Tentu saja. Itu yang membuat kita bahagia di tengah kesedihan.
Nah, salah satu yang saya suka adalah cahaya atau sinar. Cahaya itu sesuatu yang menyala. Selalu bersinar dan indah. Saya suka sekali cahaya. Baik cahaya lampu, cahaya lilin atau bahkan cahaya kunang-kunang.
Semua berawal saat saya sedang membutuhkan banyak motivasi. Disaat-saat tertentu saya seringkali merasa tertekan atau merasa dikejar-kejar sesuatu yang bernama waktu. Saya akui, dulu saya memang seseorang yang mungkin sulit untuk memanfaatkan waktu dengan baik. Mungkin itu yang membuat saya tertekan. Tetapi, saat ini saya sedang memperbaiki management waktu saya dan Alhamdulillah mulai merubah sikap boros waktu saya. 
Disaat tertekan saya seringkali mencari motivasi, motivasi yang saya bangun dari diri saya sendiri dan dari beberapa motivator atau beberapa idola saya. Saya sering diam di dalam kamar dengan cah…

“Done Is Better Than Perfect”

"Done is better than perfect" is a maxim for all of us prone to endlessly tweaking our projects and never finishing them. Ben Barry, a designer at Facebook, calls it a favorite quote. The key to moving ahead is following through.


As with the Done Manifesto, the quote reminds us that perfection can be an enemy of progress (rule # 9: "Laugh at perfection. It's boring and keeps you from being done"). In an interview with the 99% blog, Barry says it's not about churning out mediocre stuff but getting your stuff out there:


I have several friends that are incredibly talented. They will start on projects but rarely follow through. They get bored or distracted or discouraged that it's not "perfect" and give up. Following through and finishing things is one of the most important things you can learn.


One of my favorite quotes is "Done is better than perfect." That doesn't mean making crap – I believe you should always strive for the highest …